Situs Judi Online

Cerita Terbaru


METAMFETAMIN PEMBUNU KARAKTER BANGSA

APAKAH MET KRISTAL ITU ?
Met Kristal adalah kependekan dari metamfetamin kristal. Ia hanyalah salah satu bentuk dari narkoba metamfetamin. Metamfetamin adalah narkoba berbentuk kristal putih, pengguna menghirupnya (menyedot melalui hidung), menghisapnya atau menyuntiknya dengan jarum. Ada juga yang menelannya, namun semuanya akan menjadi sangat ketagihan, karena narkoba menciptakan.

kebahagiaan dan kenyamanan yang semu—suatu rush (perasaan yang kuat) rasa percaya diri, hiperaktif dan bertenaga. Pengguna juga mengalami menurunnya nafsu makan. Efek obat ini sekitar enam sampai delapan jam, terkadang hingga 24 jam.
Pengalaman pertama mungkin memberikan kesenangan, tapi sejak awal, metamfetamin mulai merusak kehidupan penggunanya.

Metamfetamin adalah obat terlarang di kelas yang sama seperti kokain dan narkoba keras lainnya. Metamfetamin memiliki banyak julukan—shabu, sabu-sabu, ubas, SS, met, crank (bak mesin), chalk (kapur) atau speed yang paling umum. (Lihat daftar nama-nama jalanan.)

Met kristal digunakan oleh individu dari segala usia, tetapi paling sering digunakan sebagai “narkoba kelab”, digunakan saat berpesta di kelab-kelab malam atau pesta-pesta gila. Nama jalanan yang paling sering digunakan di Indonesia adalah sabu-sabu atau ubas.

Metamfetamin sangat berbahaya dan keras dan seperti semua narkoba, racun yang mulanya sebagai stimulan beralih merusak tubuh secara sistematis. Pengaruhnya berkaitan dengan keadaan kesehatan yang serius, yaitu hilang ingatan, agresif, perilaku psikotis, dan potensi kerusakan jantung dan otak.

Amat adiktif, metamfetamin membakar sumber energi tubuh, menciptakan ketergantungan yang hebat yang hanya bisa diatasi dengan menggunakan lebih banyak metamfetamin.
Efek Met kristal sangat kuat dan banyak pengguna menyatakan, menjadi ketagihan (kecanduan) sejak awal.

“Saya mencobanya sekali dan BUM! Saya telah kecanduan”, kata seorang pencandu sabu yang kehilangan keluarga, teman dan pekerjaannya sebagai pemusik dan menjadi gembel.

Oleh sebab itu, ia merupakan salah satu kecanduan narkoba yang paling sulit diobati dan banyak pengguna meninggal dalam cengkeramannya.

Saya mulai menggunakan met kristal ketika saya masih di SMA. Sebelum perguruan tinggi semester pertama selesai, sabu-sabu telah menjadi masalah yang besar yang harus saya hentikan. Sepertinya saya mengalami penyakit cacar air. Saya menatap diri saya di depan cermin selama berjam-jam sambil mencungkil luka-luka di tubuh saya. Saya habiskan seluruh waktu untuk menggunakan sabu-sabu, atau berusaha menggunakannya."


BAGAIMANA RUPA DARI METAMFETAMIN ? 

Metamfetamin dapat pula berbentuk serbuk kristal putih yang tidak berbau, pahit, serta mudah larut dalam air atau alkohol.
Ada juga yang berwarna seperti cokelat, kuning keabu-abuan, jingga dan bahkan merah muda. Juga dapat dicetak menjadi bentuk pil.
Seperti diterangkan di atas, serbuk ini bisa dihirup, dihisap atau disuntikkan.
Metamfetamin kristal berbentuk bongkahan kristal yang jernih, mirip es, dan biasanyadihisap.



DIBUAT DARI APAKAH METAMFETAMIN ?

Metamfetamin adalah zat kimia sintetis (buatan manusia), tidak seperti kokain yang berasal dari tanaman.
Biasanya sabu dibuat di ‘labotarium gelap’ dan tersembunyi, menggunakan bermacam bentuk amfetamin atau turunannya, lalu dicampur dengan zat-zat kimia lain, agar menjadi lebih kuat. Obat-obat umum seperti obat demam sering digunakan sebagai bahan dasar untuk membuatnya. “Koki” sabu mengambil sarinya, pseudo-efedrina (yang berasal dari stimulan lain, amfetamin), dan dicampur dengan bahan berbahaya atau mematikan seperti asam baterai, pembebas pipa yang tersumbat, minyak lampu dan anti-beku, agar lebih kuat.
Karena bahan yang digunakan mudah menguap dan kenyataannya para koki sabu juga adalah pengguna yang pikirannya kusut, mereka sering mengalami kecelakaan pada saat pembuatan dengan luka bakar parah dan cacat atau kematian. Kecelakaan seperti ini membahayakan rumah-rumah dan gedung-gedung disekitarnya.

Laboratorium-laboratorium gelap juga menghasilkan sampah beracun—1 kilo metamfetamin menghasilkan 5 kilo sampah. Orang-orang yang terekspos oleh sampah ini bisa keracunan dan menjadi sakit.

"Uang bantuan sosial tidak cukup untuk membiayai kebiasaan kami memakai sabu dan hidup anak kami, lalu kami jadikan rumah sewa kami sebagai lab sabu. Kami simpan zat-zat beracun dalam kulkas, tanpa mengetahui bahwa racun yang ada akan menyebar ke makanan yang juga ada di dalam kulkas.

“Saat saya memberikan sepotong keju kepada anak laki-laki saya berusia tiga tahun untuk dimakan, saya tidak tahu bahwa saya memberikan makanan yang beracun. Saya terlalu mabuk sabu saat itu, sampai 12 jam kemudian, saya baru menyadari kalau anak saya sudah sekarat. Tetapi karena sangat mabuk, saya butuh waktu 2 jam untuk bisa mencari cara bagaimana membawanya ke rumah sakit yang hanya berjarak 8 km. Saat tiba di UGD ia dinyatakan sudah meninggal oleh dosis mematikan dari amonia hidroksida—bahan yang dipakai membuat sabu.




Bahan-bahan yg beracun dalam met menyebabkan kerusakan
pada gigi yg parah 
United Nations Office on Drugs and Crime (Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa bagian Narkoba dan Kejahatan) memperkirakan produksi stimulan jenis amfetamin sedunia, termasuk metamfetamin mencapai hampir 500 metrik ton per tahun, dengan 24,7 juta orang yang menyalahgunakannya.

Pemerintah Amerika Serikat melaporkan pada tahun 2008 bahwa 13 juta orang di atas umur 12 telah menggunakan metamfetamin—dan 529.000 dari orang-orang tersebut adalah pemakai tetap.

Pada tahun 2007, 4,5% anak-anak SMA Amerika dan 4,1% dari murid-murid kelas 2 SMP melaporkan menggunakan metamfetamin paling sedikit sekali dalam hidupnya.

Di Amerika Serikat, persentase penerimaan pengobatan narkoba yang terkait dengan metamfetamin dan penyalahgunaan amfetamin meningkat tiga kali lipat dari 3% di tahun 1996 ke 9% di tahun 2006. Beberapa negara bagian di AS memiliki persentase yang lebih tinggi. Contohnya Hawaii, dimana 48,2% orang yang mencari bantuan untuk penyalahgunaan narkoba dan alkohol di tahun 2007 adalah pengguna metamfetamin.

Metamfetamin sangat banyak disalahgunakan di Republik Ceko. Di sana disebut Pervitin dan diproduksi oleh laboratorium-laboratorium gelap yang kecil dan beberapa laboratorium yang besar. Biasanya untuk konsumsi lokal, tetapi Pervitin juga diekspor ke negara Eropa lainnya dan Kanada. Di Republik Ceko, Swedia, Finlandia, Slovakia dan Latvia melaporkan amfetamin dan metamfetamin menyebabkan 20% sampai 60% dari orang yang dirawat dari penyalahgunaan narkoba.

Di Asia Tenggara, bentuk paling umum dari metamfetamin adalah pil kecil yang disebut sabu-sabu di Indonesia, Yaba di Thailand dan Shabu di Filipina.


EFEK-EFEK MEMATIKAN DARI METAMFETAMIN 

Tampang menyeramkan dari penyalahguna met
KRISTAL
Dampak jangka pendek dan jangka panjang pada individu.
Saat digunakan, semua bentuk metamfetamin menghasilkan perasaan kenyamanan dan energi yang semu, sehingga pemakai akan cenderung memaksakan dirinya untuk melakukan sesuatu dengan lebih cepat dan lebih jauh dari yang seharusnya. Jadi para pemakai dapat merasakan “crash” yang parah atau kehancuran secara fisik dan mental setelah efek obat memudar.

Karena penggunaan narkoba ini dalam waktu lama mengurangi rasa lapar alami, pengguna akan mengalami penurunan berat badan yang luar biasa. Efek-efek negatif lainnya: pola tidur yang kacau, hiperaktif, rasa mual, delusi kekuasaan, lebih agresif dan sifat lekas marah.

Efek-efek lain yang mengkhawatirkan: insomnia, kebingungan, halusinasi, kecemasan, paranoia dan lebih agresif1. Dalam beberapa kasus, mengalami konvulsi yang dapat berakibat kematian.

Kerusakan jangka panjang

Dalam jangka panjang, penggunaan sabu menyebabkan kerusakan yang permanen. Peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, kerusakan pembuluh darah di otak yang dapat menyebabkan stroke atau detak jantung yang tidak teratur yang berakibat kerusakan kardiovaskular2 atau kematian; dan kerusakan pada liver (hati), ginjal dan paru-paru.

Para pengguna mengalami kerusakan otak, termasuk melemahnya daya ingat dan meningkatnya ketidakmampuan untuk memahami pemikiran abstrak. Yang sembuh biasanya disebabkan mengalami ingatan kosong dan ayunan suasana hati yang berlebihan.

KERUSAKAN AKIBAT SABU  EFEK-EFEK JANGKA PENDEK

>Kehilangan nafsu makan
>Peningkatan denyut jantung, tekanan darah dan suhu tubuh
>Pupil mata yang membesar
>Pola tidur yang terganggu
>Rasa mual
>Bersikap aneh, tidak terduga, terkadang bertindak keras atau       kejam
>Halusinasi, gembira yang berlebihan, sifat lekas marah
>Panik dan psikosis
>Dosis yang berlebihan dapat berakibat kejang-kejang dan kematian

KERUSAKAN AKIBAT SABU EFEK-EFEK JANGKA PANJANG

>Kerusakan permanen pada pembuluh darah di jantung dan di otak, tekanan darah tinggi, berakibat serangan jantung, stroke dan kematian
>Kerusakan pada lever (hati), ginjal dan paru-paru
>Kerusakan jaringan dalam hidung, bila dihirup
>Masalah pernapasan bila dihisap seperti rokok
>Penyakit-penyakit menular dan peradangan, bila disuntikkan
>Kekurangan gizi, kehilangan berat badan
>Kerusakan gigi yang parah
>Disorientasi, apatis, kebingungan dan kelelahan
>Ketergantungan psikologis yang besar
>Psikosis
>Depresi
>Kerusakan otak mirip penyakit Alzheimer3, stroke dan epilepsi




BAGAIMANA METAMFETAMIN MEMPENGARUHI KEHIDUPAN ORANG-ORANG

Saat seseorang memakai metamfetamin, kehidupan mereka dipengaruhi dalam beberapa tingkatan. Ada tiga kategori penyalahgunaan.

PENYALAHGUNAAN SABU INTENSITAS RENDAH: 

Pemakaian dengan cara menelan atau menghirup metamfetamin. Mereka menginginkan tambahan stimulasi dari metamfetamin agar mereka bisa terjaga cukup lama untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan, atau mereka menginginkan efek penahan nafsu makan untuk mengurangi berat 


badan. Mereka berada hanya satu langkah dari menjadi pelaku "pesta" (berarti penyalahgunaan zat yang tidak terkendalikan).

PESTA PENYALAHGUNAAN SABU:

Pelaku pesta menghisap atau menyuntikkan metamfetamin dengan jarum suntik. Hal ini memungkinkan mereka mendapat efek yang lebih kuat dari narkoba ini dan mengalami “rush” yang lebih kuat yang merupakan ketergantungan psikologis. Mereka berada di ambang menuju penyalahgunaan intensitas tinggi.

PENYALAHGUNAAN SABU INTENSITAS TINGGI: 

Pengguna intensitas tinggi adalah para pecandu yang sering dijuluki “speed freaks”. Seluruh keberadaan mereka tercurahkan untuk mencegah "crash” (kehancuran), penderitaan yang menyakitkan setelah "high". Jadi agar "rush" yang diinginkan dari narkoba tercapai, mereka harus menggunakan lebih banyak dan lebih banyak lagi. Sama halnya dengan narkoba lain, setiap high berikutnya akan lebih rendah daripada yang sebelumnya, mendorong pecandu sabu masuk spiral adiksi yang gelap dan mematikan. 











6. 100% NO ROBOT / ADMINhttp://www.VIPTIKIQQ.org






Tidak ada komentar